15
July

Belanja Everton Berlanjut Dengan Menggandeng Michael Keane

Tujuan semua klub sepak bola adalah sama, yakni untuk mencapai kemenangan dan terus meningkatkan prestasi. Sehingga mereka selalu berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas timnya serta kualitas dari para pemainnya. Seperti yang dilakukan oleh Everton gandeng Keane dalam belanja besarnya.

 

Tim Everton tengah melakukan perombakan pemain untuk meningkatkan kualitas timnya. Belanja besar-besaran pun dilakukannya. Ini adalah salah satu trik jitu yang akan membuat kualitas tim menjadi lebih baik lagi. Dibutuhkan dana yang tidak sedikit memang, tetapi tidak akan sebanding dengan prestasi yang akan diraih ke depannya.

 

Tim Everton gandeng Keane ini menjadi urutan rekrutan yang ke lima, setelah Everton berhasil menggandeng 4 pemain baru yang berkualitas. Tidak tanggung-tanggung, tim Everton serius untuk melakukan perombakan pemain demi perubahan yang nyata untuk masa depan timnya.

 

Keempat pemain baru yang telah berhasil digaet oleh tim Everton adalah Jordan Pickford yang akan diposisikan sebagai kipper, Davy Klaassen sebagai gelandang, Sandro Ramirez sebagai striker, serta Henry Onyekuru sebagai striker. Dan Michael Keane juga ikut digaet oleh tim Everton.

 

Pengeluaran tim Everton dalam belanja besar-besaran ini tidak tanggung-tanggung. Karena memang sudah menjadi konsekuensi dari misinya ini. Seperti ketikn Everton gandeng Keane  ini, Everton mengeluarkan dana sebesar 25 juta poundsterling sampai dengan 30 juta poundsterling atau sekitar 432,8 miliar rupiah sampai dengan 519 miliar rupiah. Bahkan harga itu bisa sewaktu-waktu meningkat, karena Keane adalah pemain berbakat yang telah diakui dunia dan banyak dilirik tim-tim sepak bola yang lainnya. Sehingga saingan Everton saat itu sangatlah banyak.

 

Alasan Everton gandeng Keane adalah karena Michael Keane adalah pemain muda berbakat yang telah banyak menorehkan prestasi yang gemilang.  Keane adalah pemain muda jebolan akademi MU, dia juga telah berhasil untuk masuk ke timnas Inggris, bahkan kini Keane menjadi salah satu kandidat Pemain Muda Terbaik versi PFA.

 

Everton gandeng Keane langsung dari tim sebelumnya, yakni Burnley. Keane telah memperkuat Burnley sejak tahun 2014. Prestasinya sangat gemilang, sehingga MU pun sangat tertarik untuk merekrut Keane bersamaan dengan misi Everton gandeng Keane. Ini menjadi saingan yang cukup berat bagi tim Everton. Selain itu juga menjadi sebuah pilihan yang sangat sulit bagi Keane, karena jika dirinya masuk ke MU, berarti dia kembali lagi ke suasana Old Traffold.

 

Sebenarnya Keane tidak menampik, bahwa pemain yang bisa masuk MU adalah kesempatan yang sangat langka dan akan menjadi pemain yang sangat beruntung. Pertimbangan yang sangat matang pun bergejolak dalam pikirannya.

 

Keane meyakinkan, bahwa dirinya akan menghapus keinginannya untuk masuk ke MU. Memang sangat menggiurkan, tetapi Keane yakin, bahwa di Evertonlah dirinya akan berlabuh. Keane merasa, bahwa di Everton lah dirinya akan berkembang. Maka dari itulah, Everton gandeng Keane menjadi final dari perebutan Keane dengan MU.

20
June

Bologna Pinjanm Orsolini Dari Juventus Untuk Musim Depan

Bologna pinjam pemain Juventus yaitu Riccardo Orsolini, untuk pertandingan di musim depan. Ini dikarenakan prestasi Orsolini yang sangat luar biasa, sehingga menarik perhatian Bologna untuk merekrutnya sebagai pemain pinjaman selama pertandingan di musim depan.

 

Seorang pemain sepak bola yang memiliki prestasi yang bagus tidak akan merasa kesulitan untuk berlabuh di tim-tim sepak bola hebat dunia. Mereka justru akan dicari oleh tim-tim besar dunia, karena tertarik dengan prestasi si pemain. para pemain tersebut adalah bintang yang akan mengantarkan tim-tim mereka memperoleh kemenangan, sehingga mereka akan berebut untuk mengambil hati pemain sepak bola berbakat tersebut.

 

Seperti apa yang dilakukan oleh Bologna pinjam pemain Juventus. Bologna memiliki rencana yang matang untuk meminjam Orsolini untuk memperkuat timnya di musim yang akan datang. Sudah lama Bologna mengincar Orsolini agar mau memperkuat timnya. Sehingga keputusan Bologna pinjam pemain Juventus adalah keputusan yang sudah matang dan yang terbaik.

 

Orsolini ini adalah seorang pemain sepak bola handal yang sangat berprestasi. Torehan prestasinya sudah tdiak perlu diragukan lagi. Orsolini menjadi pemain dengan prestasi perolehan gol terbanyak di Piala U-20. Saat itu, dia masih membela tim Azzurrini, dan menghantarkan timnya itu untuk mendapatkan posisi ke tiga.

 

Selanjutnya, di awal bulan di tahun 2017, Orsolini resmi bergabung dengan tim Juventus. Dengan kisaran harga transfer 6 juta Euro, Juventus berhasil mendapatkan pemain terbaik ini samapi dengan tahun 2021 yang akan datang. Sehingga Bologna pinjam pemain Juventus bukan lagi dari Azzurini.

 

Prestasi Orsolini bersama dengan Juventus pun masih sangat memukau, sehingga keputusan Juventus memang sangat tepat. timnya menjadi lebih hidup dan lebih berwarna. Tentunya juga lebih bertambah kualitasnya.

 

Untuk menindaklanjuti rencana Bologna pinjam pemain Juventus, pihak Bologna dengan diwakili oleh Riccardo Bigon, sang direktur telah mengadakan pertemuan dengan manajer Juventus. Dalam pertemuan itu, dibahas tentang rencana atau maksud Bologna untuk menjadikan Orsolini sebagai pemain pinjaman di musim yang akan datang.

 

Perlu diketahui, bahwa Orsolini adalah pemain muda yang sangat handal untuk mengoperasikan bola ketika di lapangan hijau. Usianya sanngatlah muda, namun bakatnya sangat luar biasa. Bakatnya telah tampak sejak dirinya masih berada di dalam akademi Ascoli. Terbukti dengan raihan 8 gol dan 6 assist selama bersama dengan Akademi Ascoli dengan rentetan 41 kali bertanding. Sebuah prestasi yangs angat membanggakan.

 

Melihat bakat dan prestasi Orsolini yang sangat membanggakan,  memutuskan Bologna pinjam pemain Juventus. Keputusan Bologna pinjam pemain Juventus ini sangatlah mantap. Bologna sangatlah mengagumi Orsolini, sebagai pemain yang berkualitas yang akan memajukan tim Bologna di musim depan. Tidak perlu menunggu lama, di mana ada kesempatan mendapatkan pemain terbaik, segera diambil. Karena siapa cepat, dia dapat.

25
May

Harry Kane Pantas Masuk Ke Dalam Daftar Penyerang Terbaik Dunia

Ada empat orang pemain yang pernah mempertahankan gelar pencetak gol terbanyak di Liga Primer Inggris dengan memperoleh penghargaan sepatu emas 2 musim berturut – turut. Alan Shearer, Thierry Henry dan Robin van Persie merupakan 3 orang pertama yang mampu melakukannya. Ketiganya telah mencetak total 602 gol di Liga Primer Inggris dan masuk dalam kategori pemain terbaik yang pernah bermain di liga tersebut. Pada akhir musim Liga Primer Inggris 2016/17; seorang Harry Kane menjadi pemain keempat yang melakukannya. Penyerang Tottenham Hotspur dan tim nasional Inggris tersebut mencetak 29 gol di Liga Primer Inggris musim ini; lebih banyak dari total gol yang dicetak oleh Middlesbrough yang hanya 27 gol. Tercatat ada 6 hatrik yang terjadi di Liga Primer Inggris musim ini; 4 diantaranya dicetak oleh Kane. Gol – gol Harry Kane dicetak di 30 pertandingan dengan rasio satu gol tiap 87 menit.

 

Harry Kane mencetak 4 gol ke gawang Leicester City dan 3 gol ke gawang Hull City di 2 laga terakhir menjadi alasan penyerang tersebut sukses mempertahankan gelar pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris. Keberhasilan tersebut terbilang istimewa; terutama setelah Kane harus absen dalam 2 periode karena mengalami cedera pergelangan kaki. Ia harus absen di 8 pertandingan karena 2 cedera pergelangan kaki yang dialami musim ini. Catatan penting terkait cedera Kane terletak pada kecepatan dirinya pulih dari cedera. Pada saat mengalami cedera di bulan September; ia diprediksi akan absen selama 2 bulan. Kane ternyata hanya butuh sekitar 6 pekan untuk pulih; situasi yang sama terjadi pada bulan Maret saat ia absen sekitar 4 pekan.

 

Kelebihan proses pemulihan cedera yang dialami oleh Kane juga didukung dengan minimnya masa adaptasi paska cedera yang ia butuhkan untuk kembali mencetak gol. Seorang Harry Kane langsung mencetak gol di laga pertama setelah pulih dari 2 kali cedera pada musim ini. Berbeda dengan kebanyakan penyerang dengan reputasi besar seperti Alexis Sanchez, Sergio Aguero ataupun Gonzalo Higuain; Kane tidak begitu mendapat perhatian meski ia mencetak total 75 gol di Liga Primer Inggris selama 3 musim dan total 99 gol dari 131 menjadi starter di Tottenham Hotspur

08
May

Ketahui Kondisi Zlatan Ibrahimovic Pasca Cedera Lutut

Beberapa waktu lalu penggemar Manchester United dibuat bersedih hati karena Bomber yang menjadi andalan club tersebut mengalami cidera cukup serius dan harus menjalani operasi lutut. Karena cideranya ini dikhawatirkan ia tidak bisa lagi bermain di MU, jika ia tidak segera sembuh maka bisa jadi posisinya akan teregantikan.

 

Untuk memastikan cideranya bisa cepat pulih maka operasi menjadi pilihan terbaik untuk dilakukan. Operasi tersebut di lakukan di Univercity of Pittsburgh Medical Center. Para penggemar sangat menunggu perkembangan mengenai kondisi Zlatan Ibrahimovic, mereka berharap Zlaten segera pulih dari cideranya. Bagi mereka Zlatan memiliki pengaruh baik untuk MU sehingga sangat tidak diharapkan jika harus mengakhiri karirnya di MU.

 

Zlaten mengalami cidera setelah clubnya berhasil menang 2-1 melawan Anderlecht di babak perempat final Liga Champions pada bulan April lalu. Karena cideranya itulah terpaksa ia harus mengakhiri permainannya di musim ini lebih cepat padahal ia masih sangat ingin menikmati permainan di musim ini.

 

Mino Raiola selaku agen dari Zlaten mengatakan bahwa kondisi Zlatan Ibrahimovic sudah membaik. Ia memastikan zlaten akan segera pulih dan bisa melanjutkan bermain bersama pemain MU lainnya.

 

“Zlaten telah menjalani perawatan medis berupa operasi pada bagian lututnya dan semua berjalan dengan sukses. Nantinya ia akan segera sembuh total dan tidak akan mengalami cidera kembali hingga ia mengakhiri carirnya” jelas Raiola.

 

Menurutnya prosedur operasi telah dilakukan dengan baiol oleh Volker Musahl, M.D dan Freddie Fu, M.D dari UPMC Sports Medicine di Pittsburgh. Tentunya hasil dari operasi tersebut sangat memuaskan sehingga membuat kondisi Zlatan Ibrahimovic membaik lebih cepat. Saat ini Zlaten sedang berada pada masa rehabilitasi di UPMC. Ia mendapatkan perawatan khusus dari DR. Fu dan DR. Musahl hingga ia benar-benar sembuh dari cidera.

 

Meski kondisi Zlatan Ibrahimovic terus membaik namun karena cideranya itu ia menolak untuk memperpanjang kontraknya bersama Manchester United. Seperti yang dilansir The sun, Zlaten memang tidak mau memperpanjang kontrak sebelum ia benar-benar sembuh karena ia tidak inginkan makan gaji buta. Ia hanya inginkan gaji yang ia dapatkan dari hasil beraminnya yang bisa memberikan hal yang baik untuk United.

 

Dengan hengkangnya sementara Zlatan ini rencananya aka nada pesta makan malam perpisahan sebagai ucapan terimakasih padanya karena selama ini telah bermain dengan baik dan mampu memperkuat kesebelasan Unired. Dalam acara makan malam ini diprediksikan akan dhadiri 50 staff dan pemain.

 

Jadi penggemar Zlatan Ibrahimovic tidak perlu khawatir, bisa dipastikan ia tidak akan lepas dari tim United melihat kondisi Zlatan Ibrahimovic yang memang sudah membaik dan diperkirakan bisa sembuh total lebih cepat. Zlatanpun sangat bersemangat, ia mendapat banyak dukungan dari orang-orang disekelilingnya agar ia bisa melewati masa perawatan dengan baik.

13
April

Si Gila Rene Higuita

immobilier-95.com – Kiper merupakan posisi penting yang bertanggung jawab sebagai pertahanan agar bola tidak menerobos gawang. Posisi seorang kiper pastilah berdiri didepan gawang. Tapi tidak dengan kiper berkebangsaan Kolombia, yaitu Rene Higuita. Ia lebih banyak menunjukkan aksi gila dan terkesan nyentrik di lapangan. Selain itu ada banyak gaya kontroversial Rene Higuita yang membuatnya kian populer.

Rene Higuita memiliki nama lengkap Jose Rene Higuita. Kiper kelahiran Medellin Kolombia pada 27 Agustus 1966 ini memiliki julukan El Loco atau yang berarti Si Gila. Julukan ini diberikan karena memang sejumlah perilakunya di lapangan yang cukup kontroversial. Ia kerap menunjukkan gaya tak biasa layaknya seorang kiper. Lalu bagaimana gaya kontroversial Rene Higuita saat berlaga di rumput hijau?

 

Atraksi gila Rene Higuita

Gaya kontroversial Rene Higuita yang paling populer dan diingat sepanjang masa adalah tendangan kalajengking. Tendangan kalajengking atau scorpion kick merupakan atraksinya saat menahan bola. Saat melakukan gerakan ini, Higuita melompat dengan badan yang ditekuk ke belakang serta kaki yang ditarik melengkung. Atraksinya tersebut paling diingat ketika Kolombia berhadapan dengan Inggris di Pertandingan persahabatan pada September 1995.

Ketika pertandingan persahabatan melawan Inggris, Higuita hendak menahan bola yang dilontarkan Jamie Redknapp ke gawangnya. Jamie menyepak bola yang melintas diatas kepala Higuita. Saat menendang bola inilah ia menunjukkan atraksinya dengan menendang bola seperti tanpa menyentuh. Hal ini merupakan sebuak kemampuan yang tidak dimiliki oleh kiper lain. Gaya kontroversial Rene Higuita inilah yang membuatnya dijuluki El Loco atau Si gila.

Pria berambut ikal ini juga pernah menunjukkan gaya tak biasa lainnya. Yaitu meninggalkan posisinya di dekat gawang. Seorang kiper pastilah berdiri tidak jauh dari gawang, agar bola lawan tidak menerobos masuk. Namun Higuita justru menjadi libero dan ikut berjuang membobol gawang lawan. Ia dengan sengaja meninggalkan gawang dan berusaha membantu membobol gawang lawan. Gaya kontroversial Rene Higuita yang satu ini tentu tidak seperti kiper biasa.

 

Hal Kontroversial Lain Dari Rene Higuita

Tidak hanya gaya kontroversial Rene Higuita saat di lapangan saja. Ia juga memiliki hal kontroversial lain dihidupnya. Higuita sempat beberapa kali terjerat kasus hukum. Pada tahun 1993, Higuita harus merasakan terkurung di bui selama 7 bulan karena terlibat dalam sebuah penculikan dan sebagai perantara bandar narkoba. Kejadian ini membuat ia tak bisa membela timnasnya ke Piala Dunia 1994.  Kemudian pada tahun 2004, sang kiper gila ini kembali terjerat kasus. Ia telah terbukti positif menggunakan kokain. Dengan adanya kasus ini, ia diskors dengan melarangnya ikut dalam pertandingan.

Gaya kontroversial Rene Higuita kembali terjadi pada tahun 2005. Kali ini bukan aksi gila di lapangan atau terjerat kasus hukum. Melainkan ia memutuskan untuk operasi plastik karena terjun ke dunia selebritis. Ada banyak bagian tubuh yang ia bedah dan rombak. Antara lain hidung, implan silikon pada dagu, mengubah warna kulit, menghilangkan lemak dan memperbaiki otot perut.

Dibalik sosok gaya kontroversial Rene Higuita, ia tetap seorang kiper yang berprestasi. Selama berkarir sebagai kiper, si gila Rene Higuita sudah tampil sebanyak 380 kali. Penampilan tersebut banyak ia lalui di Amerika selatan. Dalam sejarah penampilannya tersebut, ia telah berhasil mencetak gol sebanyak 25 kali. Ia juga pernah membela tim Eropa yaitu Real valladolid. Higuita juga mengaku bahwa karirnya banyak trrinspirasi dari penjaga gawang dari Amerika selatan, yaitu Jose Luis Chilavert.

02
April

Karier Vicente del Bosque

Dunia sepak bola Spanyol merupakan salah satu topik yang tak pernah habis untuk dibicarakan. Tentu saja, terdapat banyak tim hebat dan legenda yang ada di sana. Namun semua itu tentu saja tak lepas dari perjalanan karier Vicente del Bosque yang juga turut andil dalam dunia sepak bola negara tersebut. Terlebih, ia sudah berhasil meraih berbagai macam gelar.

Sebagai salah satu sosok yang memiliki nama di dunia persepakbolaan, tentu saja perjalanan karier Vicente del Bosque akan sangat menarik untuk dibahas. Terlebih, bagi Anda yang sudah merasa penasaran dengan berbagai macam seluk beluk perjalanan pria ini di dunia sepak bola. Berikut ini akan dibahas perjalanan Vicente del Bosque di dunia sepak bola.

 

Karier Vicente del Bosque

Pria dengan nama lengkap Vicente del Bosque González ini lahir di Salamanca, Spanyol, pada tanggal 23 Desember 1950. Awal karier Vicente del Bosque dimulai dari posisinya sebagai gelandang defensif. Dua tim yang pernah dibelanya selama menyandang karier junior adalah Salmantiano pada tahun 1966 sampai 1968 dan juga Real Madrid di tahun 1968 sampai 1969.

Selanjutnya, karier Vicente del Bosque berlanjut di tim Puls Utara pada tahun 1969 sampai 1970 dengan5 gol pada 11 kali tampil. Tahun 1970 sampai 1984 ia bermain untuk Real Madrid dengan meraih 14 gol pada 312 penampilan. Pada tahun 1970, ia bermain untuk  Castellón sebagai pemain pinjaman dengan mencetak 4 gol pada 13 kali penampilan.

Karier Vicente del Bosque tak berhenti sampai di situ saja. Pada tahun 1971 sampai 1972, ia kembali menjadi pemain pinjaman, namun untuk Córdoba dengan 1 gol pada 19 kali penampilan. Lalu, di tahun 1972 sampai 1973 ia kembali bermain untuk  Castellón yang juga sebagai pemain pinjaman dengan 30 penampilan dan berhasil mencetak 30 gol.

Selain itu, karier Vicente del Bosque juga disempurnakan dengan kepercayaan yang diberikan padanya untuk membela tim nasional Spanyol U-18 pada tahun 1969. Lalu juga tim Spanyol Amatur pada tahun 1970 sampai 1976 dan juga tim nasional Spanyol di tahun 1975 sampai 1980 dengan 1 gol yang berhasil dicetaknya selama 18 kali tampil.

Perjalanan karier Vicente del Bosque pun dilanjutkan sebagai pelatih tim B Real Madrid di tahun 1987 sampai 1990. Setelah itu, ia dipercaya menjadi pelatih tim utama Real Madrid pada tahun 1994, 1996, dan 1999 sampai 2003. Kemudian, tahun 2004 sampai 2005 ia melatih Beşiktaş. Sementara itu, di tahun 2008 Vicente del Bosque pun melatih tim Spanyol.

Seanjutnya, karier Vicente del Bosque pernah melibatkan posisinya sebagai manajer. Pada tahun 2000 sampai 2001 dan 2002 sampai 2003, ia bekerja untuk Real Madrid saat mengikuti La Liga, tahun 2001 untuk Piala Spanyol, tahun 1999 sampai 2000 dan 2001 sampai 2002 untuk Liga Champions UEFA, Piala Super Eropa 2002, dan Piala Interkontinental 2002.

Tak hanya itu, karier Vicente del Bosque pun juga pernah melibatkannya sebagai manajer untuk tim nasional Spanyol. Ia dipercaya sebagai manajer tim tersebut dalam mengikuti ajang bergengsi Piala Dunia yang dilaksanakan di tahun 2010 dan juga Piala Eropa yang diselenggarakan pada tahun 2012.

Itulah perjalanan karier Vicente del Bosque selama berkiprah di dunia persepakbolaan. Tentu saja, berbagai kepercayaan yang diberikan padanya telah membesarkan beberapa nama tim yang pernah dibelanya.

29
March

Coutinho Nyatakan Siap Antarkan Liverpool Menuju Kemenangan

Liverpool berhasil melaju ke babak selanjutnya pada ajang bergengsi Derby. Tentu saja, hal ini membuat banyak sekali penggemar mereka yang menggantungkan harapan agar tim yang diidolakan bisa meraih kemenangan. Sebab, tentu saja performa merka akan dipertaruhkan pada ajang tersebut saat menunjukkan permainan melawan tim lawan. (more…)

05
March

Kepergian Luis Enrique dari Barcelona Sangat Disesalkan

Keputusan mengejutkan diambil oleh pelatih Barcelona, Luis Enrique. Ia memutuskan untuk meninggalkan Barcelona pada akhir musim ini setelah kontrak tiga tahunnya bersama Barcelona habis.

Tekanan untuk Enrique memang semakin membesar. Terutama karena hasil buruk yang diterima Barcelona setelah kalah 4-0 atas Paris St. Germain di pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champion. (more…)